Ads Top

Tips And Trick Budidaya Jangkrik Yohanes Chandra Ekajaya Dalam Meraup Rupiah


Jangkrik adalah serangga yang sering digunakan untuk memberi makan burung , ikan dan reptil. Menurut Yohanes Chandra Ekajaya seiring meningkatnya minat memelihari ikan reptil dan burung membuat permintaan jangkrik bertambah meningkat dari hari kehari. Itulah salah satu motivasi Yohanes Chandra Ekajaya untuk mencoba menekuni budidaya jangkrik.
Budidaya jangkrik sangatlah mudah baik dalam sekala besar maupun sekala kecil. Yahanes Chandra Ekjaya memulai usahanya dalam sekala kecil hingga sekarang usaha budidaya jangkrinya menjadi besar bahkan memiliki beberapa puluh pegawai dalam membantu mengurus jangkrik jangkriknya.
Jangkrik merupakan salah satu hewan herbivora. Dialam bebas jangkrik memakan daun daunan muda serperti rerumputan. Dalam lingkungan budidaya dapat juga diberikan pakan sayuran hijau seperti sawi, bayam, selada, mentimun dan daun papaya.

Tips And Trick Budidaya Jangkrik Yohanes Chandra Ekajaya Dalam Meraup Rupiah


Persiapan kandang
Kandang atau tempat budidaya jangkrik, dalam hal ini YohanesChandra Ekajaya akan membuat kandang dengan papan , kayu, triplek. Berikut langkah langkah mebuat kandang :
·      Kotak terbuat dari papan atau triplek dengan rangka kayu. Panjang 100cm , lebar 50cm dan tinggi 60cm.
·      Gunakan lem pada setiap sambungan dan sudut kotak. Gunanya agar jangkrik yang baru menentas tidak keluar dari sela sela triplek.
·      Bagian permukaan atas harus dibuat buka tutup mengunakan engsel.
·      Pada muka depan dan belakang diberikanv ventilasi  kurang lebih  40x10cm ditutup dengan kasa terbuat dari kawat halus.
·      Berikan pegangan pada kanan dan kiri supaya mudah diangkat atau mengeser kotak.
·      Pada bagian dalam sekeliling dinding diberi isolasi plastik kurang lebih 15cm agar jangkik tidak merayap keatas.
·      Pasang kaki-kaki kurang lebih 15cm lalu letakan dalam mangkuk berisi air yang berfungsi agar semut tidak masuk kedalam kotak.

Kandang tersebut bisa dibuat bersusun 2 atau 3 guna menghemat tempat.letakkan dalam ruangan gelap usahakan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Jangkrik juga membutuhkan ketenangan letakkan ditempat yang jauh dari hirup pikuk lalu lalang manusia, angin yang cukup dan tempat yang gelap.

Persiapan bibit jangkrik
Bibit jangkrik dapat kita peroleh di toko pakan burung  yang menyediakan pakan hidup.  Alangkah lebih baiknya kalu jangkrik jantan kita peroleh dari tangkapan alam karna biasanya hasil tangkapan alam jangkrik jantan akan lebih agresif.

Ciri-ciri calon induk jangkrik yang bagus :
·      Sungut atau antenna masih panjang, seluruh anggota badan masih lengkap, dapat melopat jauh dan gesit serta badan berwana mengkilap.
·      Jangan memilih jangkrik yang mengeluarkan cairan di dubur atau mulut pada saat ditangkap
·      Induk janatn mengeluarkan suara derik yang keras. Permukaan sayap atau pungungya bergelombang dan kasar
·      Indukan betina pada ekornya ada tiga bagian tengah ,ada ovipositor pada bagian ekornya serta ukuranya yang lebih besar daripada jangkrik jantan.

Cara ternak jangkrik
Tingkat kelembaban dan gangguan binatang harus diperhatikan dalam kondisi kandang beternak jangkrik. Mengontrol kelembaban udara terutama disaat musim kemarau. Untuk menjaga kelembaban bisa dengan menyemprot kandang atau menutup kandang dengan karung goni basah.
Musuh utama beternak jangkrik adalah hama yang cukup banyak diataranya tikus, kecoa, semut, dan laba-laba. Jangkrik bisa menjadi kanibal ketika tidak ketersediaan makanan dalam kandang yang mencukupi.

a.   Mengawinkan jangkrik
Tempat untuk mengawinkan jangkrik sebaiknya dipisah dengan tempat pembesaran anak. Kondisikan kandang seperti mirip habitat alam jangkrik.jangkrik yang dikawinkan harus berasal dari spesies yang sama. Masukkan induk jantan dan betina dengan perbandingan 2:10. Dalam proses perkawinan siapkan wadah berisi pasir atau tanah. Selama proses perkawinan asupan pakan harus cukup dan buang sisa pakan dalam kandang agar tidak membusuk.
b.   Menetaskan telur
Telur jangkrik akan menetas 7-10 hari terhitung sejak perkawinan. Maksimal 5 hari setelah induk bertelur sebelum menetas pisahkan telur-telur tersebut guna menghindari telur dimakan induknya sendiri. Pindahkan ke kandang pembesaran anakan.warna telur akan berubah dari bening ke keruh apabila sudah dibuahi.kelembaban kandang harus tetap terjaga.
c.    Memberikan pakan
Jangkrik yang baru menetas kira kira berumur 1-10 hari diberi pakan ayam atau voor yang terbuat dari kedelai,beras merah dan jagung kering yang sudah dihaluskan.
d.   Pemeliharaan kandang
Pentingnya menjaga kandang agar tetap bersih dan higienis serta terhindar dari gangguan hama. Kelembaban juga harus tetap terjaga. Berikan makanan yang cukup kalo tidak jangkirk akan saling memangsa. Buang pakan yang tersisa jangan sampai membusuk di dalam kandang.
e.   Pemanenan
Ada dua output yang bisa dipanen dari jangkrik dewasa dan telur jangkirk. Telur jangkrik biasanya dijual lebih mahal daripada jangkrik itu sendiri. Biasanya peternak pembesaran membeli telur telur dari peternak jangkrik yang melalui proses perkawinan. Jangkrik yang siap dipanen dan didistribusikan ke pedagang pakan hidup biasa berumur kurang lebih 30 hari.

Demikian tips dan trick beternak jangkrik Yohanes Chandra Ekajaya yang dapat dipelajari dengan mudah. Semoga bermanfaat dalam belajar beternak jangkrik. Kesabaran dan kerja keras dibutuhkan juga dalam proses beternak jangkrik agar sukses.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.